Panduan langkah demi langkah membuat artikel pertama menggunakan Markdown, memahami Front Matter, dan mengatur menu navigasi di Hugo.

Halo! Di Part 2, kita sudah berhasil membuat project Hugo dan memasang tema (baik itu PaperMod atau tema simpel lainnya).

Sekarang, website Anda masih kosong melompong. Di Part 3 ini, kita akan belajar cara “mengisi” rumah kosong tersebut dengan artikel, memahami apa itu Markdown, dan mengatur menu navigasi agar website terlihat profesional.

1. Membuat File Postingan Baru

Di Hugo, Anda tidak membuat file HTML secara manual. Kita menggunakan perintah CLI (Command Line) untuk membuat kerangka artikel.

Buka terminal (PowerShell/CMD) di dalam folder project Anda, lalu ketik:

1hugo new posts/artikel-pertama-saya.md
2

Penjelasan:

  • posts/ : Ini adalah folder di dalam direktori content. Beberapa tema mungkin menggunakan nama folder post (tanpa s) atau blog. Cek dokumentasi tema Anda, tapi biasanya posts adalah standar.
  • .md : Ekstensi file Markdown.

2. Memahami Front Matter (Metadata)

Sekarang, buka file yang baru saja dibuat tersebut (content/posts/artikel-pertama-saya.md) menggunakan Text Editor (Notepad/VS Code).

Di bagian paling atas, Anda akan melihat kotak yang diapit tanda +++ (TOML) atau --- (YAML). Ini disebut Front Matter. Isinya adalah informasi tentang artikel tersebut.

Contoh (Format TOML):

1+++
2title = "Artikel Pertama Saya"
3date = 2026-01-12T23:00:00+07:00
4draft = true
5+++
6

Poin Penting:

  • draft = true: Ini artinya artikel masih berupa konsep. Hugo tidak akan menampilkannya di website versi final kecuali Anda mengubahnya menjadi false atau memaksa server untuk menampilkan draft.

3. Mulai Menulis dengan Markdown

Di bawah penutup Front Matter (+++ atau ---), mulailah menulis isi artikel Anda. Hugo menggunakan format Markdown.

Contoh isi artikel:

 1Halo dunia! Ini adalah paragraf pertama saya di Hugo.
 2
 3## Ini Adalah Sub-Judul (Heading 2)
 4
 5Saya bisa membuat teks menjadi **tebal (bold)** atau *miring (italic)* dengan mudah.
 6
 7* Ini adalah daftar (list)
 8* Poin kedua
 9* Poin ketiga
10
11[Klik di sini](https://google.com) untuk membuat link.
12

4. Menampilkan Hasil (Local Server)

Simpan file tersebut. Kembali ke terminal, dan jalankan server.

Karena status artikel tadi masih draft = true, kita wajib menggunakan bendera -D agar artikelnya muncul:

1hugo server -D
2

Buka browser di http://localhost:1313. Selamat! Artikel pertama Anda sudah muncul.

5. Mengatur Menu Navigasi (Config)

Agar pengunjung mudah menjelajah, kita perlu menambahkan menu di bagian atas (Home, Blog, About, dll).

Buka file konfigurasi utama Anda (hugo.toml). Tambahkan kode berikut di bagian bawah:

 1[menu]
 2
 3  [[menu.main]]
 4    identifier = "home"
 5    name = "Beranda"
 6    url = "/"
 7    weight = 10
 8
 9  [[menu.main]]
10    identifier = "posts"
11    name = "Artikel"
12    url = "/posts/"
13    weight = 20
14
15  [[menu.main]]
16    identifier = "about"
17    name = "Tentang"
18    url = "/about/" # Pastikan Anda nanti membuat file content/about.md
19    weight = 30
20
  • Weight: Menentukan urutan menu. Angka lebih kecil akan muncul di sebelah kiri.
  • URL: Arah link tujuan.

6. “Menerbitkan” Artikel

Jika artikel Anda sudah selesai ditulis dan siap dibaca publik (bukan draft lagi):

  1. Buka file artikel .md tadi.
  2. Ubah draft = true menjadi draft = false.
  3. Simpan file.

Sekarang, jika Anda menjalankan perintah hugo server (tanpa -D), artikel tersebut akan tetap muncul. Ini artinya artikel siap untuk di-deploy ke internet.

Apa Selanjutnya?

Website Anda sudah punya konten dan menu navigasi. Tapi, ini masih berjalan di komputer lokal Anda (localhost). Teman Anda belum bisa melihatnya.

Di Part 4 (Terakhir), kita akan membahas cara Deployment: Meng-online-kan website Hugo Anda secara GRATIS menggunakan GitHub Pages atau Netlify.